Pages

Powered by Blogger.

Wednesday, 27 January 2016

Istilah-Istilah Dalam Dunia Stand Up Comedy

Debu Di Vakum Menggumpal Dan Membatu,
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.




Kali ini masoki mau bahas soal istilah-istilah dalam dunia stand up comedy,

 mudah-mudahan bermanfaat buat temen-temen yg punya ketertarikan di dunia stand up comedy.
Ini dia :




ACT-OUT : Gerakan tubuh atau mimic muka yang dilakukan oleh seorang comic dalam penampilannya membawakan/memperkuat joke.

ANGLE : Pandangan seorang comic terhadap subyek/tema tertentu.

BEAT : Take a Beat, Pause atau berhenti sesaat memberikan jeda untuk keperluan pengaturan waktu (timing) dari seorang comic (biasanya tepat sebelum Punch).


BIT : Sebuah bagian dari Stand Up Comedy Show atau Routine . Menurut masoki sih kumpulan jokes yang satu tema.

BLUE MATERIAL : Comic yang menggunakan kata jorok/kotor atau membicarakan tentang seks dengan cara menjijikan.

CALLBACK : Sebuah joke yang mengacu pada joke lain yang disajikan sebelumnya dalam pertunjukkan. Sering kali disajikan dalam konteks yang berbeda.



CATCH PHRASE : Frasa atau ucapan umum yang diucapkan dengan nada atau gaya khusus yang kemudian menjadi “trademark” dari comic tertentu. (Contohnya mongol, kata "KW" yang artinya maho)

CLOSER/CLOSING LINE : Joke terakhir dalam sebuah penampilan Stand Up Comedy yang biasanya mengundang tertawa yang hebat.

COMIC : Seseorang yang hidup dengan menjadi lucu lewat menceritakan lelucon.

DELIVERY : Cara seorang comic menyampaikan apa yang ingin dia katakan. Buka hanya suara tapi juga wajah, tangan dan tubuh.

HAMMOCKING : Teknik untuk menempatkan materi yang agak lemah diantara dua materi yang kuat.

HEADLINER : Comic yang tampil terakhir dan menjadi bintang dalam sebuah pertunjukkan.

HECKLER : Seseorang diantara penonton yang berbicara dan menginterupsi comic dengan cara yang mengganggu dengan maksud membuat si comic gagal.

LAUGHS PER MINUTE (LPM) :Ukuran untuk menentukan seberapa banyak tawa yang dihasilkan oleh seorang comic dalam setiap menit pertunjukkannya.

ONE-LINER : Joke yang hanya terdiri dari 1 atau 2 kalimat. Ini juga sebutan untuk comic yang berciri lebih banyak membawakan One-liner.

OPEN MIC : Sebuah acara untuk menampilkan para comic pemula atau comic professional yang mau mencoba bahan baru.

OPENER : Urutan pertama comic dari sederetan comic yang akan tampil.

POV (Point of View) : Sudut pandang seorang comic pada sebuah hal/peristiwa tertentu.

PREMISE : Konsep utama dari serangkaian jokes yang ditulis (Premis).

PUNCH LINE : Bagian “lucu” dari sebuah lelucon. Di bagian ini seharusnya penonton tertawa. Biasanya punch berada di belakang set-up.

RIFFING/SPRITZING : Komentar bolak-balik dengan penonton yang spontan atau tidak disiapkan terlebih dahulu.

SEGUE : Kalimat transisi untuk mengantar perpindahan dari suatu joke ke joke lainnya.

SET : Penampilan koleksi lelucon sampai selesai. Ketika seorang comic naik ke panggung sampai ia turun lagi, bisa disebut satu set.

SET-UP : Bagian “penjelasan” dari sebuah lelucon. Ini bagian dari crita lucu yang bukan untuk ditertawakan. Bagian depan dari sebuah cerita.

SELF EFFACING : Lelucon yang menghina diri sendiri atau membuka aib untuk ditertawakan.

STREET JOKE : lelucon umum yang sudah sangat sering diceritakan dan didengar orang.

TO BOMB : Tampil gagal, tidak ada yang tertawa.

TO KILL : Tampil sukses, penonton menyukai anda dan tertawa.
Istilah-istilah di atas juga saya baca dari bukunya om Ramon Papana, sang Bapak Stand Up Comedy di Indonesia. Saya pribadi follow akun twitter beliau di @ramonpapana dan Alhamdulillah di follback lho.. he he he (pamer aja sih).
 Mungkin cukup sekian aja yg masoki paparkan kali ini, yg mau request boleh aja asal jangan susah-susah. Wassalam

0 comments:

Post a Comment