Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
Kali ini masoki mau bahas soal istilah-istilah dalam dunia stand up comedy,

mudah-mudahan bermanfaat buat temen-temen yg punya ketertarikan di dunia stand up comedy.
Ini dia :
ACT-OUT : Gerakan tubuh atau mimic muka yang dilakukan oleh seorang comic dalam penampilannya membawakan/memperkuat joke.
ANGLE : Pandangan seorang comic terhadap subyek/tema tertentu.
BEAT : Take a Beat, Pause atau berhenti
sesaat memberikan jeda untuk keperluan pengaturan waktu (timing) dari
seorang comic (biasanya tepat sebelum Punch).
BIT : Sebuah bagian dari Stand Up Comedy Show atau Routine . Menurut masoki sih kumpulan jokes yang satu tema.
BLUE MATERIAL : Comic yang menggunakan kata jorok/kotor atau membicarakan tentang seks dengan cara menjijikan.
CATCH PHRASE : Frasa atau ucapan umum
yang diucapkan dengan nada atau gaya khusus yang kemudian menjadi
“trademark” dari comic tertentu. (Contohnya mongol, kata "KW" yang
artinya maho)
CLOSER/CLOSING LINE : Joke terakhir dalam sebuah penampilan Stand Up Comedy yang biasanya mengundang tertawa yang hebat.
COMIC : Seseorang yang hidup dengan menjadi lucu lewat menceritakan lelucon.
DELIVERY : Cara seorang comic menyampaikan apa yang ingin dia katakan. Buka hanya suara tapi juga wajah, tangan dan tubuh.
HAMMOCKING : Teknik untuk menempatkan materi yang agak lemah diantara dua materi yang kuat.
HEADLINER : Comic yang tampil terakhir dan menjadi bintang dalam sebuah pertunjukkan.
HECKLER : Seseorang diantara penonton
yang berbicara dan menginterupsi comic dengan cara yang mengganggu
dengan maksud membuat si comic gagal.
LAUGHS PER MINUTE (LPM) :Ukuran untuk
menentukan seberapa banyak tawa yang dihasilkan oleh seorang comic dalam
setiap menit pertunjukkannya.
ONE-LINER : Joke yang hanya terdiri dari
1 atau 2 kalimat. Ini juga sebutan untuk comic yang berciri lebih
banyak membawakan One-liner.
OPEN MIC : Sebuah acara untuk menampilkan para comic pemula atau comic professional yang mau mencoba bahan baru.
OPENER : Urutan pertama comic dari sederetan comic yang akan tampil.
POV (Point of View) : Sudut pandang seorang comic pada sebuah hal/peristiwa tertentu.
PREMISE : Konsep utama dari serangkaian jokes yang ditulis (Premis).
PUNCH LINE : Bagian “lucu” dari sebuah
lelucon. Di bagian ini seharusnya penonton tertawa. Biasanya punch
berada di belakang set-up.
RIFFING/SPRITZING : Komentar bolak-balik dengan penonton yang spontan atau tidak disiapkan terlebih dahulu.
SEGUE : Kalimat transisi untuk mengantar perpindahan dari suatu joke ke joke lainnya.
SET : Penampilan koleksi lelucon sampai
selesai. Ketika seorang comic naik ke panggung sampai ia turun lagi,
bisa disebut satu set.
SET-UP : Bagian “penjelasan” dari sebuah
lelucon. Ini bagian dari crita lucu yang bukan untuk ditertawakan.
Bagian depan dari sebuah cerita.
SELF EFFACING : Lelucon yang menghina diri sendiri atau membuka aib untuk ditertawakan.
STREET JOKE : lelucon umum yang sudah sangat sering diceritakan dan didengar orang.
TO BOMB : Tampil gagal, tidak ada yang tertawa.
TO KILL : Tampil sukses, penonton menyukai anda dan tertawa.
Istilah-istilah di atas juga saya baca dari bukunya om Ramon Papana, sang Bapak Stand Up Comedy di Indonesia. Saya pribadi follow akun twitter beliau di @ramonpapana dan Alhamdulillah di follback lho.. he he he (pamer aja sih).
Mungkin cukup sekian aja yg masoki paparkan kali ini, yg mau request boleh aja asal jangan susah-susah. Wassalam
0 comments:
Post a Comment